PDAM Way Rilau Manipulasi Tagihan Pelanggan

oleh

Gawai.co.id  – Dugaan adanya manipulasi Tagihan oleh petugas pencatat meteran pemakaian air pelanggan PDAM Way Rilau memicu lonjakan tagihan yang tidak wajar, membuat sejumlah pelanggan resah dan marah.

Seorang pelanggan yang enggan disebutkan namanya merasa ada kejanggalan dalam tagihan airnya dan menduga adanya permainan oleh oknum PDAM Way Rilau.

Dugaan permainan tagihan ini didasarkan adanya kebocoran menurut petugas PDAM Way Rilau. Meskipun tidak ada pipa yang mengalami kebocoran namun ia tetap mendapat tagihan yang tinggi.

“Alasan petugas ada kebocoran makanya tagihan bisa melonjak tinggi walaupun tidak ada pipa yang bocor,” ungkapnya.

Ia menuturkan bahwa dalam beberapa bulan terakhir, ia menerima tagihan air yang jauh lebih tinggi dibandingkan sebelumnya. Pada bulan maret tagihan hanya Rp 68.400, begitu juga bulan April Rp. 72.800.

“Biasanya saya hanya membayar Rp 68-72 ribu per bulan. Namun, saya kaget dengan jumlah tagihan beberapa waktu lalu meski tidak memakai air, saya tetap mendapat tagihan pembayaran yang tinggi, mencapai Rp 700.000,” ujarnya.

Ia juga mengatakan, tagihan tinggi ini tidak hanya terjadi sekali. Meski sudah melakukan komplen dengan petugas beberapa waktu lalu, ia kembali menerima tagihan sebesar Rp 300.000.

“Meskipun jumlahnya berkurang dari sebelumnya, tetap saja jauh di atas normal,” katanya.

Pelanggan tersebut menambahkan bahwa lonjakan tagihan air hingga 100 persen ini sudah terjadi sejak beberapa bulan lalu.

“Banyak pelanggan yang merasa dirugikan. Kami ingin kejelasan dan keadilan. Jangan sampai kami harus membayar tagihan yang tidak masuk akal tanpa adanya penjelasan yang logis,” tegasnya.

Ia juga menyoroti buruknya manajemen PDAM Way Rilau dalam menangani keluhan pelanggan seharusnya PDAM lebih profesional dan transparan dalam mengelola pencatatan meteran dan penagihan.

“Jika benar ada oknum yang bermain, maka ini adalah tindakan yang sangat merugikan masyarakat. PDAM Way Rilau harus segera melakukan audit internal dan memberikan sanksi tegas kepada petugas yang terbukti melakukan kecurangan,” ungkapnya.

Lebih lanjut ia menjelaskan dugaan permainan oleh oknum petugas PDAM Way Rilau ini menjadi peringatan bagi lembaga lain untuk selalu menjaga integritas dan transparansi dalam pelayanan publik.

“Masyarakat berharap pihak berwenang dapat segera menyelidiki kasus ini dan memberikan solusi yang adil bagi para pelanggan,” jelasnya. (Red)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *