Bandar LampungHomeKota BalamLampung

Warga Kedamaian Berbuka di Tengah Banjir, Ke Mana Pemerintah Kota?

×

Warga Kedamaian Berbuka di Tengah Banjir, Ke Mana Pemerintah Kota?

Sebarkan artikel ini

GAWAI.co.id – Pemandangan memilukan terlihat di wilayah Kedamaian, Kota Bandar Lampung, Jumat (6/3/2026). Warga yang menjadi korban banjir terpaksa menjalani momen berbuka puasa di tengah genangan air yang merendam rumah dan lingkungan mereka.

Di saat sebagian masyarakat dapat menikmati waktu berbuka dengan nyaman, warga di kawasan tersebut justru harus bertahan di tengah kepungan banjir. Air yang menggenangi permukiman membuat aktivitas warga lumpuh, bahkan untuk sekadar menyiapkan makanan berbuka pun harus dilakukan dalam kondisi serba terbatas.

Beberapa warga terlihat tetap menyalakan kompor di dalam rumah yang sudah tergenang, sementara yang lain memilih berbuka dengan makanan seadanya. Situasi ini menambah berat ujian yang mereka rasakan di bulan suci Ramadan.

Ironisnya, hingga saat ini warga mengaku belum merasakan kehadiran langsung dari pemerintah kota di lokasi terdampak banjir tersebut.

Salah seorang warga dengan nada penuh harap menyampaikan permintaan agar pemerintah segera turun melihat kondisi mereka.

“Tolong Bunda Eva lihat kami di sini. Kami sedang terkena bencana alam. Orang-orang di sini kebanyakan masyarakat miskin. Kami sangat berharap bantuan segera datang,” ujar warga yang terdampak banjir.

Seruan tersebut ditujukan kepada Wali Kota Bandar Lampung, Eva Dwiana, agar segera meninjau langsung kondisi warganya yang sedang menghadapi musibah.

Bagi warga Kedamaian, banjir bukan sekadar genangan air. Musibah ini menjadi ujian berat, terlebih datang di bulan Ramadan ketika mereka seharusnya dapat menjalankan ibadah dengan tenang bersama keluarga.

Kini warga hanya berharap satu hal sederhana: kehadiran pemerintah dan bantuan nyata, bukan sekadar janji. Sebab bagi warga yang sedang bertahan di tengah banjir, bantuan yang datang terlambat sama artinya dengan membiarkan mereka berjuang sendirian. (Red)

 

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *