GAWAI.co.id – Pemuda Panca Marga (PPM) memasuki usia ke-45 tahun dengan menegaskan kembali komitmennya sebagai garda terdepan dalam menjaga nilai-nilai kejuangan, nasionalisme, dan persatuan bangsa.
Ketua Pemuda Panca Marga Kota Bandarlampung, Aini Putri, SH, mengatakan bahwa peringatan HUT ke-45 PPM bukan sekadar seremoni, melainkan momentum refleksi dan konsolidasi peran pemuda pewaris nilai perjuangan para veteran.
“PPM lahir dari rahim sejarah bangsa. Di usia ke-45 ini, kami ingin memastikan semangat juang para pahlawan tidak berhenti sebagai cerita masa lalu, tetapi terus hidup dan relevan dalam pengabdian nyata kepada masyarakat,” ujar Aini Putri, Kamis (22/1).
Menurut Aini, tantangan kebangsaan ke depan semakin kompleks, mulai dari degradasi nilai kebhinekaan, lunturnya semangat gotong royong, hingga ancaman disintegrasi sosial. Karena itu, PPM dituntut adaptif tanpa kehilangan jati diri sebagai organisasi yang berlandaskan Pancasila dan UUD 1945.
Ia menegaskan, PPM Kota Bandarlampung akan terus memperkuat peran kepemudaan melalui kegiatan sosial, edukasi kebangsaan, serta sinergi dengan pemerintah dan elemen masyarakat lainnya.
“Kami berkomitmen menjadikan PPM sebagai organisasi pemuda yang aktif, solutif, dan berkontribusi langsung bagi pembangunan daerah, khususnya dalam membangun karakter generasi muda yang berintegritas dan cinta tanah air,” tegasnya.
Aini Putri juga mengajak seluruh kader PPM untuk menjaga soliditas organisasi serta menjunjung tinggi nilai loyalitas, disiplin, dan pengabdian sebagaimana diwariskan oleh para pejuang bangsa.
“Usia 45 tahun adalah usia matang. Saatnya PPM semakin dewasa dalam bersikap, kuat dalam prinsip, dan hadir nyata untuk rakyat,” pungkasnya. (*)












