LampungPolitik

Tondi Berharap Nilai Pancasila Diserap dan Diamalkan dalam Kehidupan Sehari-hari

×

Tondi Berharap Nilai Pancasila Diserap dan Diamalkan dalam Kehidupan Sehari-hari

Sebarkan artikel ini

Gawai.co.id – Anggota DPRD Provinsi Lampung, Tondi Muammar Gaddafi Nasution, menggelar Sosialisasi Pembinaan Ideologi Pancasila dan Wawasan Kebangsaan di Pekon Waringin Sari Timur, Kecamatan Adiluwih, Kabupaten Pringsewu, Minggu (15/02/2026).

Dalam sambutannya, Anggota Fraksi Golkar DPRD Provinsi Lampung tersebut menegaskan bahwa sosialisasi pembinaan ideologi Pancasila bukan sekadar agenda formal, melainkan momentum untuk mempererat silaturahmi antara wakil rakyat dan masyarakat, sekaligus mengingatkan kembali pentingnya mengamalkan nilai-nilai Pancasila dalam kehidupan sehari-hari.

“Paling tidak, hari ini kita kembali mengucapkan Pancasila dan menyanyikan lagu Indonesia Raya. Setelah sekian lama mungkin tidak membaca Pancasila secara bersama-sama, kegiatan ini menjadi pengingat bagi kita semua,” kata Tondi.

Lebih lanjut, Anggota Komisi IV DPRD Provinsi Lampung itu menekankan bahwa tugas yang diamanahkan kepada anggota DPRD untuk melaksanakan sosialisasi Pancasila harus benar-benar memberikan dampak nyata. Menurutnya, masyarakat tidak hanya mendengar materi, tetapi juga memahami dan menerapkan nilai-nilai yang disampaikan.

“Saya berharap apa yang diamanahkan kepada kami sebagai anggota DPRD dengan melaksanakan sosialisasi Pancasila ini bisa diserap oleh bapak dan ibu sekalian, serta diamalkan dalam kehidupan sehari-hari,” ujarnya.

Dalam kesempatan ini, Tondi berharap materi yang disampaikan dua narasumber dapat dipahami dengan baik oleh masyarakat, minimal memahami dan membiasakan salam Pancasila dalam kehidupan sosial.

“Artinya, apa yang disampaikan oleh dua narasumber bisa dipahami. Minimal kita sudah paham salam Pancasila. Mudah-mudahan salam Pancasila juga disampaikan di keluarga dan lingkungan sekitar,” tambahnya.

Menurut Tondi, Pancasila merupakan dasar negara sekaligus pedoman hidup berbangsa dan bernegara. Di tengah tantangan globalisasi dan perkembangan zaman, penguatan ideologi Pancasila menjadi penting untuk menjaga persatuan, toleransi, dan kerukunan di tengah masyarakat yang majemuk.

Ia juga menilai bahwa wawasan kebangsaan harus terus ditanamkan agar masyarakat memiliki kesadaran kolektif tentang pentingnya menjaga keutuhan Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI).

“Dengan Pancasila, kerukunan dalam bermasyarakat bisa tercipta dengan baik sesuai harapan. Kita ingin nilai gotong royong, toleransi, dan persatuan benar-benar hidup di tengah masyarakat,” tegasnya.

Melalui kegiatan ini, Tondi berharap semangat kebangsaan terus terjaga, serta nilai-nilai Pancasila tidak hanya menjadi hafalan, tetapi benar-benar menjadi pedoman dalam bersikap dan bertindak di lingkungan keluarga maupun masyarakat luas.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *