LampungPolitik

Mas Ghofur Ajak Masyarakat Perkuat Ideologi Pancasila di Ponpes Al-Ihya Kalirejo

×

Mas Ghofur Ajak Masyarakat Perkuat Ideologi Pancasila di Ponpes Al-Ihya Kalirejo

Sebarkan artikel ini

Gawai.co.id – Anggota Komisi IV DPRD Provinsi Lampung, Muhamad Ghofur, menggelar kegiatan Sosialisasi Pembinaan Ideologi Pancasila dan Wawasan Kebangsaan di Majelis Taklim Pondok Pesantren Al-Ihya, Kecamatan Kalirejo, Kabupaten Lampung Tengah, Minggu (15/02/2026).

Mengawali sambutannya, Muhamad Ghofur membuka suasana dengan membacakan pantun yang langsung disambut senyum dan tawa ceria para peserta.

“Pagi hari minumnya kamu
Duduk santai di tepi sumur
Mentari terbit wajah berseri
Semangat pagi menghadiri acaranya Mas Ghofur,” ucapnya, yang disambut tepuk tangan meriah.

Dalam pemaparannya, Ketua DPD PKS Kabupaten Lampung Tengah tersebut menegaskan bahwa sosialisasi Pembinaan Ideologi Pancasila dan Wawasan Kebangsaan merupakan bagian dari upaya memperkuat karakter bangsa di tengah berbagai tantangan globalisasi dan derasnya arus informasi.

Menurutnya, nilai-nilai Pancasila harus terus ditanamkan dalam kehidupan sehari-hari, baik di lingkungan keluarga, pendidikan, maupun masyarakat. Ia menilai pondok pesantren memiliki peran strategis dalam membentuk generasi yang berakhlak, nasionalis, dan berwawasan kebangsaan.

“Pancasila bukan hanya untuk dihafalkan, tetapi harus diamalkan. Nilai Ketuhanan, kemanusiaan, persatuan, musyawarah, dan keadilan sosial harus menjadi pedoman dalam bersikap dan bertindak,” ujarnya.

Oleh karena itu, Anggota Fraksi PKS DPRD Provinsi Lampung tersebut juga menekankan pentingnya menjaga persatuan dan kesatuan bangsa di tengah keberagaman suku, agama, ras, dan budaya. “Yang harus dicatat, dipahami bahwa Indonesia berdiri kokoh karena semangat kebersamaan dan gotong royong,” tegasnya.

Dalam konteks wawasan kebangsaan, Mas Ghofur sapaan akrabnya mengajak masyarakat untuk memperkuat rasa cinta tanah air serta meningkatkan kesadaran berbangsa dan bernegara. Menurutnya, tantangan radikalisme, intoleransi, hingga disinformasi di media sosial harus dihadapi dengan pemahaman ideologi yang kuat.

“Kita harus menjadi benteng bagi keluarga dan lingkungan sekitar. Jangan mudah terprovokasi oleh isu-isu yang memecah belah. Persatuan adalah kunci kekuatan bangsa,” tegas Ghofur.

Lebih lanjut, Mas Ghofur berharap sosialisasi yang digelar dapat menjadi momentum memperkuat komitmen bersama dalam menjaga keutuhan Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI).

“Semoga kegiatan ini membawa manfaat dan menambah semangat kita semua untuk terus menjaga Pancasila sebagai dasar negara dan ideologi bangsa,” pungkasnya.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *